warm smile|good heart|high spirit|positive thinking|white love|lovely mates|happy life|fresh air|beautiful day|starry night

donni's posts with tag: vina panduwinata

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag vina panduwinata
Blog Entry'Konser Vina' 17 Mei 2008 - Plenary Hall, JCCMay 19, '08 4:26 AM
for everyone
Vina Panduwinata atau Dewi Sastaviyana Panduwinata, bagi saya, adalah sebuah pesona. Dari usia dini waktu masih di Sekolah Dasar di kota kelahiran saya, Bukittinggi pada awal tahun 1980an, saya sudah mengenal lagu-lagunya dan mencintai suaranya. Vina adalah ‘the real diva’! Oleh sebab itu, saya selalu menunggu ‘showcase’ atau konser beliau. Konser kedua Vina Panduwinata yang bertajuk ‘Konser Vina’ yang diselenggarakan di Plenary Hall, JCC pada Sabtu malam 17 Mei 2008 tetap memberikan nuansa yang indah untuk para pencinta Vina, walau konser pertama ‘Viva Vina’ pada Sabtu 18 Februari 2006 di tempat yang sama lebih bagus dari yang kemarin. ‘Konser Vina’ dibuka dengan Overture: ‘Wow’, ‘September Ceria’,dan ‘Apa Kabar’ dari Twilite Orchestra yang dipimpin oleh Addie MS. Pembukaan yang sangat bagus! Setelah itu Vina keluar dari belakang panggung menyanyikan lagu berbeat ‘Logika’, ciptaan Oddie Agam dari album ‘Cium Pipiku’. Otomatis para penonton ikut bernyanyi mengiringi Vina. Selanjutnya, ‘Rintangan’ mengalun. Satu hal yang menarik buat saya adalah ketika di akhir lagu ‘Rintangan’, Vina menanyakan siapa pencipta lagu tersebut. Dan sebagai ‘Vinaholic’, saya spontan berteriak “Tito Sumarsonooooooo”. Lagu ketiga yang dinyanyikan Vina adalah lagu favorite saya, ‘Masih Adakah Ceria’ ciptaan Johannes Purba yang diambil dari album kedua ‘Citra Pesona’ [1983]. Saya sangat bahagia karena lagu ini adalah lagu ‘rare’, lagu yang tidak hit dan [mungkin] tidak pernah dibawakan Vina. Seminggu sebelum konser, saya sempat menanyakan kepada Vina waktu menjadi ‘penyiar’ dadakan di Bahana FM di acara ‘Beat On 80s’ apakah lagu ini akan dibawakan di ‘Konser Vina’, beliau menjawab: iya. Ketika bait pertama lagu ini dinyanyikan, hanya suara saya dari barisan penonton festival yang ikut bernyanyi. Vina langsung bertanya, ‘Siapa yang ikut bernyanyi tadi?’ Para penonton di dekat saya langsung menunjuk dan mendorong saya ke depan, dan dari atas panggung Vina menyodorkan mic kepada saya. Kemudian, dari mulut saya mengalunlah nada sumbang bait pertama dan kedua lagu 'Masih Adakah Ceria'.
Lagu-lagu berikutnya adalah 'Dia', 'Cinta, Cinta, Cinta', 'Senyum Untuk Tuhan', dan 'Surat Cinta'. Khusus lagu 'Senyum Untuk Tuhan', Vina menggandeng pemain harpa Maya Hasan dan Lisa. Lagu ini diciptakan Ria Prawiro dan belum pernah dibawakan sama sekali oleh Vina. Suara Vina sangat membahana dan penuh penghayatan dengan petikan harpa Maya Hasan dan Lisa, yang membuat saya merinding.
'Si Bogel' ciptaan Dodo Zakaria dinyanyikan dengan bersahaja oleh Vina, dan lagu ini termasuk lagu 'rare' tetapi konon sering di-request para pesohor Jakarta. Ketika Vina menyanyikan lagu 'Wow', terjadi satu insiden. Beberapa lampu neon yang menerangi layar  besar untuk visual di atas panggung berjatuhan. Selanjutnya, Vina menyanyikan lagu 'Pelangi Rinduku' ciptaan Dodo Zakaria dari album 'Vina 2000'. Sebelum dan setelah menyanyikan lagu ini, Vina bercerita tentang almarhum Dodo Zakaria dan sejarah lagu 'Pelangi Rinduku'. Di tengah sampai akhir lagu, mata Vina berkaca-kaca. Satu hal yang saya perhatikan adalah, empati para penonton sangat kurang! Sebelum menyanyikan lagu ini, Vina menyebut dan memanggil nama 'Vanya', tetapi penonton tidak tahu siapa yang dimaksud. Kemudian di akhir lagu, Vina mengatakan bahwa 'Vanya' itu adalah anak semata wayang dari Dodo Zakaria, dan lagu tersebut diciptakan Dodo buat putrinya - dan para penonton merespon "Ngomong dong dari tadi!" Wakssssss... Sungguh aneh penonton kita!
Lagu berikutnya adalah 'Kisah Insani', dan Vina berduet dengan almarhum Chrisye. Walau penampilan seperti ini bukanlah hal yang baru, tetapi menghadirkan suara Chrisye ke atas panggung dan berduet dengan Vina sungguh merupakan suguhan yang menarik dan memberi aura yang berbeda kepada penonton. Satu lagi lagu 'rare' yang dibawakan Vina adalah 'Duniaku Tersenyum'. Lagu  pop balada yang diciptakan Bagoes AA ini dinyanyikan dengan manis.
Vina juga membawa Rumpies ke atas panggung, kelompok vokal yang cukup terkenal di akhir 80an. Rumpies terdiri dari Vina Panduwinata, Atiek CB, Malyda, dan Trie Utami. Mereka mengusung tiga lagu, yaitu 'Kalau Kau', 'Enggak Jelas', dan 'Nurleila'. Pada dua lagu pertama, terjadi sebuah insiden lagi. Mic yang dipegang oleh Atiek CB, Malyda, dan Trie Utami tidak berfungsi dengan baik, suara mereka tidak terdengar dengan maksimal. Suasana yang tidak asyik ini bisa sedikit mencair dengan kemampuan Vina berkomunikasi secara verbal dengan personil Rumpies yang lain dan dengan penonton. Vina juga menyodorkan mic secara bergilir kepada Atiek CB, Malyda, dan Trie Utami. Pada lagu 'Nurleila', suara mereka sudah mulai terdengar dengan baik. Kemunculan Atiek CB di panggung disambut antusias penonton karena dia sudah lama tidak tampil. Suara Malyda masih saja bagus dan centil walau kepalanya sekarang ditutup rapat dengan jilbab. Yang saya kurang mengerti, waktu Trie Utami bernyanyi beberapa penonton berkoor ringan 'Uuuuuuu...' Saya melihat bahwa sampai Rumpies berlalu ke belakang panggung, penonton masih banyak yang berteriak memanggil nama Atiek CB.
Afghan, penyanyi solo pria pendatang baru yang juga menjadi bintang tamu pada konser ini, tampil menyanyikan lagu lawas Vina 'Biru'. Kemudian, dia berduet dengan Vina dalam dua lagu, yaitu 'Bahasa Cinta', yang pernah populer lewat suara Vina dan almarhum Broery Pesolima dan 'Begitulah Cinta', yang aslinya dinyanyikan oleh Vina dan Harvey Malaiholo.
Lagu-lagu berikutnya adalah 'Cium Pipiku', 'Maaf',  'Di Dadaku Ada Kamu',  dan 'Aku Makin Cinta'. Seperti biasa, Vina mengajak satu penonton pria ke atas panggung pada lagu 'Cium Pipiku'. Lagu 'Maaf' dibawakan cukup bagus dan mengesankan dengan musik yang menghanyutkan. Beberapa penonton ikut bernyanyi. Vina tidak lupa menyanyikan 'Di Dadaku Ada Kamu', lagu ciptaan Dodo Zakaria yang masih sering terdengar di stasiun radio. 'Aku Makin Cinta' dinyanyikan Vina dengan koor para penonton. 'Konser Vina' ditutup dengan lagu 'Cinta Indonesia' dengan diiringi Alpha Plus Dancer. Setelah itu, penonton tetap menunggu dengan teriakan 'We want more, we want more!', dan konser ditutup tanpa encore.

Secara keseluruhan 'Konser Vina' cukup bagus walau ada beberapa insiden. Lagu-lagu yang dimainkan cukup bervariasi, dari lagu-lagu lama [tahun 1980an] sampai lagu-lagu Vina di tahun 2000an, dari lagu-lagu hit sampai lagu-lagu 'rare' atau second layer. Seperti konser dua tahun yang lalu, Addie MS dengan Twilite Orchestra bertindak sebagai music director. Addie mengusung 60 pemain termasuk backing vocals. Beberapa musisi lama yang cukup terkenal ikut di dalamnya seperti Aminoto Kosin [piano] dan Denny TR [gitar]. Art director oleh Inet Leimena dan Merah Putih Showbiz sebagai promotor.



















Set list:
1.    Overture: Wow, September Ceria, Apa Kabar oleh Twilite Orchestra pimpinan Addie MS
2.    Logika ciptaan Oddie Agam [album Cium Pipiku - 1987]
3.    Rintangan ciptaan Tito Sumarsono & Pancasilawan [album Citra Ceria - 1984]
4.    Masih Adakah Ceria ciptaan Johannes Purba [album Citra Pesona - 1983]
5.    Dia ciptaan Randy Anwar [album Citra Ceria -1984]
6.    Cinta, Cinta, Cinta ciptaan Adjie Soetama [album Adjie Soetama dan Rekan -1989]
7.    Senyum Untuk Tuhan ciptaan Ria Prawiro [album 15th Year of Composition, Ria Prawiro]
8.    Surat Cinta ciptaan Oddie Agam [album Cium Pipiku - 1987]
9.    Si Bogel ciptaan Dodo Zakaria [album Cium Pipiku - 1987]
10.  Wow ciptaan Oddie Agam [album Wow, Kring Kring - 1989]
11.  Pelangi Rinduku ciptaan Dodo Zakaria [album Vina 2000 - 2000]
12.  Kisah Insani ciptaan Chrisye, Erros Djarot, Iman RN [album Sendiri, Chrisye - 1985]
13.  Duniaku Tersenyum ciptaan Bagoes AA [album Citra Ceria - 1984]
14.  Kalau Kau w/ Rumpies cipt Erwin Badudu & Deddy D [album Nurleila,Rumpies - 1989]
15.  Enggak Jelas w/ Rumpies cipt Mus Mujiono & Deddy D [album Nurleila, Rumpies -1989]
16.  Nurleila w/ Rumpies cipt Sam Bobo & Deddy Dhukun [album Nurleila, Rumpies - 1989]
17.  Biru oleh Afghan, ciptaan Dian PP & Deddy Dhukun [album Cium Pipiku - 1987]
18.  Begitulah Cinta duet w/ Afghan ciptaan Oddie Agam [album FLPI '88 - 1988]
19.  Cium Pipiku ciptaan Adjie Soetama [album Cium Pipiku -1989]
20.  Maaf ciptaan Titik Hamzah [album Citra Pesona - 1983]
21.  Di Dadaku Ada Kamu ciptaan Dodo Zakaria [album Citra Ceria - 1984]
22.  Aku Makin Cinta ciptaan Loka Manya [album Aku Makin Cinta - 1995]
23.  Cinta Indonesia cipt Guruh Soekarno Putra [album Pagelaran Karya Cipta GSP - 1984]

Blog EntryMaaf [Vina Panduwinata]May 17, '08 5:12 AM
for everyone
aku cinta kepadamu
maafkan diriku karena cintaku
aku bagai seekor pungguk hilang bulan
selimuti aku dengan kasih sayang
biar hatiku tak bergoncang

apabila kau tak dapat mencintai diriku
maafkan daku karena pedihku
maafkan daku karena sedihku
maafkan daku karena pedihku
maafkan daku karena sedihku

dengan dua belah tanganku
kan kututup perasaan malu
dan palingkan dirimu dari daku
biar kukembali ke sudutku pilu
biar duduk dalam gelap sendu

namun bila satu waktu kaurindukan kembali diriku
maafkan daku karena raguku
maafkan daku karena dendamku
maafkan daku karena raguku
maafkan daku karena dendamku


PS: 'Maaf' terdapat di album 'Citra Pesona' [1983] dan diciptakan oleh Titik Hamzah. Lagu ini akan dibawakan Vina Panduwinata di konser malam ini.



Blog EntryMasih Adakah Ceria [Vina Panduwinata]May 9, '08 7:12 AM
for everyone
kucari dalam belantara duka sebuah ceria,
yang telah lama hilang ditelan belukar asmara
di masa bahagia, kurindukan lagi
manisnya ceria cinta


namun tiada tanda kutemui
hanya kesunyian hari yang harus kuselusuri
adakah jawaban di perjalanan ini
yang kucari sampai entah kapan

reff:
kutanya pada langit biru
kutanyakan bayu
masih adakah ceria yang kucari
keberjalan bersama hati yang tersendat pilu
namun kupercaya pada yang Maha Pengasih

oh Tuhan kuatkanlah iman ini
dan berikanlah rahmatMu
'tuk menghadapi semua ini


PS:
Lagu ini terdapat di album Vina Panduwinata 'Citra Pesona' [1983] produksi Jackson Records. 'Masih Adakah Ceria' diciptakan oleh Johannes Purba, dan merupakan salah satu lagu favorite saya. Mudah-mudahan di konser Vina yang kedua 17 Mei 2008, lagu ini dibawakan.




© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help