aku melukis sepi
dalam denting piano Omar Sosa yang seakan mencabik dada
merah lampu yang menyinari panggung seperti kecipak darah di tubuh yang pedih
nada-nada yang tercipta sangat indah,
mengharmonikan bunyi-bunyi gendang, gitar, sitar, dan alat-alat musik aneh yang bergantian dimainkan
lantai panggung merah menyala serasi dengan hitam pekatnya ruang besar ini
semakin lama, semakin tinggi musik membahana di jiwa
dan aku
t
e
r
k
a
p
a
r
.
Minggu, 9 Maret 2008
direvisi: Rabu, 26 Maret 2008