| |
donni's posts with tag: old poem: untitled
denting yang berbunyi di kejauhan dalam kesunyian senantiasa mengusik jiwa yang meranggas kepiluan hati butuh kata penenang 'tuk melebur gersangnya damai dan mengusir merahnya marah berlari dari rasa yang ada bukanlah akhir, berdiam pun tak memberi jawab duduklah sekejap, berpikirlah sejenak pada renungan yang singkat ini, ambillah sarinya
dan akhirnya... denting yang berbunyi di kejauhan dalam kesunyian mendamaikan jiwa.
[Bogor, 22 Mei 2006 - direvisi 7 November 2007]
suram, matahari tak bersinar terkurung dalam gelap terikat pilu, dirantai ragu kemarin, kini, esok waktu tak bermakna detik yang lepas, menghilang
suram, hati bertembok baja nanar mata memabukkan biarlah jatuh diri tak berharap tegak, berdiri, berjalan, berlari biarlah tersungkur biarlah lumpuh
suram, rama-rama beraneka rupa dan warna menari pelan di atas kepala kabur mata melihatnya serbuk racun tercium suram makin gelap gelap terus menghitam aku tak berusaha bangkit biarlah penat biarlah patah
suram, biarlah semakin suram
[Bogor, 10 Mei 2006]
hitam, gelap, menakutkan seketika aku berada di titik terjauh dari rumahku jauh, jauh sekali aku tak tahu di mana titik terjauh tempatku terdampar titik itu tinggi sekali aku gamang dan goyah sesekali angin bertiup kencang derunya membawa misteri derunya menakutkan hati titik terjauh, mengapa aku di sini? kau tinggi, hitam, dan membuatku gamang adakah kau mengirimku kembali ke rumahku? aku takut!
[Bogor, 31 Maret 2006]
|
|
|