| |
donni's posts with tag: day by day: dec 2 07
Bangun pagi, bergegas mencari surat kabar ternama edisi Minggu Berharap foto diri terpampang dengan senyum manis berdiri bersama kawan-kawan yang suka melarungkan diri ke masa silam - dua dekade sebelum kini Tidur lagi menghabiskan pagi Bangun untuk kedua kali, mendapatkan tempat berdiam yang lagi-lagi berantakan Mari tertawa karena 'Inilah Saya!' - paling tidak untuk setengah tahun ini Kemudian termenung dengan asap rokok, kacang hijau dingin, dan sebotol air mineral Tak lupa ada lagu-lagu yang berdendang Berkemas-kemas seadanya, mempersiapkan diri ke pesta kata-kata yang disebut 'Kebun Kata' pada sore hari Pukul sebelas radio anak muda mengumandangkan suara diri dalam 'Khianat Cinta' selama satu jam Tersenyum, malu diri karena angka-angka yang menumpuk di dalam tubuh telah jauh meninggalkan usia hijau Lepas tengah hari kaki bergerak ke Jakarta Makan siang *at a classic, not to say out of date, fast food joint. Untuk mengenang apa yang pernah dilihat oleh mata, dirasa oleh hati, terucap oleh bibir bersama kawan-kawan lama di awal abad ini Setelah bernostagia yang aneh ini, kaki melangkah ke kedai kopi bernama 'Susu' Kedai kopi dipenuhi tubuh-tubuh yang haus bersenggama dengan kata-kata Pemandu kebun menyapa setiap wajah yang datang Kawan-kawan dengan muka penuh cinta asyik dengan asap rokok, cangkir kopi-teh-susu, roti lapis, dan botol bir Mereka saling tersenyum, tertawa, dan berciuman Ada yang melepaskan rindu setelah sekian lama tak bersua Wah, begitu menyenangkan berada di sana bersama kalian! Panggung tak berhenti menghadirkan orang-orang untuk membuka 'Rahasia' dalam kata-kata dan lagu dari sore sampai malam Di atas meja layar-layar notebook mengautiskan sebagian orang Cahaya-cahaya dari kamera super canggih mengabadikan suasana yang sempurna ini Musisi-musisi independen beraksi mengiringi para pembongkar rahasia Keriaan yang gila ini berakhir menjelang jam 9 "It's fun, it's urban, it's perfect!" kawan-kawan berpendapat Selanjutnya, makan malam di sebuah warung stik tua [begitu kata seorang kawan] di Cikini dalam Malam belum berakhir - mari lanjutkan berbincang di warung kopi Amerika di Thamrin dalam lelah dan kantuk yang hebat Menjelang pagi, kita berpisah Pulang ke Bogor bersama Pemandu Cakram yang bernyanyi dan menulis, tetangga satu kelurahan.
* from Anya's Cheap Steak & Chocolate Cake
PS: Thanx my lovely friends! You gave me a perfect Sunday.
|
|
|