warm smile|good heart|high spirit|positive thinking|white love|lovely mates|happy life|fresh air|beautiful day|starry night

donni's posts with tag: and time goes by...

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag and time goes by...
Blog EntryCatatan Sabtu Siang: 24 November 2007Nov 26, '07 9:32 PM
for everyone

Sabtu, menjelang tengah hari. Panas yang sempurna, tak menyengat. Angin bertiup setengah kencang dari semalam. Ruangan tempat berdiam berantakan. Onggokan kaset lama di mana-mana, buku-buku bertumpuk buruk, cakram-cakram padat duduk kurang rapi dalam debu, baju-baju kotor tergeletak, baju-baju yang belum diseterika masih tergantung, majalah-majalah bergambar indah telah selesai dilihat-lihat.
Hari yang bagus. Tidak ke kantor untuk lembur atau untuk chatting atau membalas postingan orang-orang yang rajin menulis di Multiply. Berbatang Marlboro Light menemani duduk di beranda memandang mawar-mawar mekar yang tak terurus. Rumput-rumput dan belukar menjalar di antara mawar-mawar, pohon jeruk, paprika, dan bunga yang tak pernah diketahui namanya. Air mineral berbotol masuk ke tubuh, hambar tapi menyejukan - menetralisir racun rokok dan makanan-makanan manis dan tidak sehat yang sering menemani akhir pekan. Suara Angie Hart dari Frente! tak berhenti bernyanyi dari kaset lama dan cakram padat pada siang ini. Sesekali, berjoged riang seperti orang setengah gila mengikuti lagu-lagu bagus dengan lirik yang menawan.
Di kejauhan Azan Zuhur mulai berkumandang. Berhenti sejenak, bukan untuk sembahyang. Tubuh ini belum mandi, setelah malam tadi dua kali onani. Menelusuri tempat berdiam yang nyaman ini, dapur sunyi dengan alat-alat yang tak lagi tersentuh. Laba-laba membuat sarang pada dua sudutnya. Sepatu-sepatu dengan dua pasang kaus kaki beraroma sangat tidak sedap menghiba minta dicuci. Pada dinding di ruang tengah, beberapa lukisan yang tidak bercita rasa baik tergantung. Mereka tak pernah terselesaikan, mungkin ini gambaran pembuatnya: yang tak pernah tuntas melakukan kegiatannya. Lemari pendingin masih menyisakan kripik, kerupuk, dan makanan kecil buah tangan dari Bukittinggi. Masih enak!
Tepat tengah hari. Mari merokok dan berdansa lagi!

[Bogor, 24 November 2007 : 12 siang]


PS: Thanks to Frente! for Sit On My Hands, Horrible, Goodbye Goodguy, Burning Girl, Clue, Harm, Air, Jungle, So Mad, Safe From You, The Destroyer, What's Come Over Me, Calmly
[from the album Shape 1996]
Girl, Labour Of Love, Ordinary Angels, Lonely, Most Beautiful, Cuscatlan, Pretty Friend, No Time, Reflect, Explode, Accidently Kelly Street, See/Believe, Dangerous, Bizarre Love Triangle [from the album Marvin The Album 1992-1994]
Open Up Your Heart & Let The Sunshine In [from the album Saturday Morning Cartoons 1995]


Blog EntryMarch 17 2007 Part 2Mar 22, '07 4:06 AM
for everyone
... walau ada beberapa kendala sepanjang acara tetapi semua bisa diatasi oleh panitia. Setelah Ditta tampil, Doddy Nuryadi membacakan 2 puisi, kemudian ada Jimmy S. Johansyah, Idaman Andarmosoko duet dengan Bambang Sugianto, Yuni Anggreini [Ibu PO], Bayu, Acha Mahide, Apriyanti Zuroida, Aurelia Tiara duet dengan Yoshi, Johannes Sugianto, Henry C. Widjaja, Viniya Metta, Evi Widya Putri, Tika, Olivia Kristina Sinaga, Elise Mignot, Nirasha Darusman, Otak and Chair feat Anya, Jorgy Ibrahim. Wow banyak juga ya!!! Di antara pembacaan puisi-puisi tersebut, ada beberapa acara yang antara lainnya adalah: Obrolan Ringan dan Santai tentang Bulan Puisi. Nira memandu wakil-wakil dari CCF [Elise, Ardi, Astri], BuMa [Anya dan Yuni], dan Humas KA untuk berbicara sedikit seputar Le Printemps des Poetes. Kemudian ada sesi untuk menengok teman-teman dari Komunitas Urban Art yang terdiri dari Eko Priharseno, Anto [Bugtronic], dan Malonahuai membuat mural. Wah mereka asyik sekali menggambar sepanjang acara! Selanjutnya ada Games. Nirasha dibantu gue mendatangi pengunjung dengan trivial quiz. Kita bagi-bagikan souvenir yang disiapkan oleh CCF juga ada buku kumpulan puisi 'Biru, Merah..." dari Olin Monteiro buat pengunjung yang berhasil menjawab pertanyaan-pertanyaan dari kita. Next, ada penampilan musikalisasi puisi dari siswa-siswa SMA Bina Insani Bogor. Mereka mainnya bagus... di antara mereka juga ada yang baca puisi secara spontan. Later on, dalam sesi 'Tinggalkan Jejak Puisimu' kita bagi-bagi kertas kepada pengunjung untuk dituliskan puisi dan dibacakan secara spontan. Ada banyak yang mendaftarkan diri untuk membacakan puisinya seperti Hujan, Boni, Dimas, dll... ada juga Ivy Batuta. Dia membacakan puisi cinta dengan santai dan sedikit humor. Suasana ikut terbawa ketika Ivy baca puisinya. Yang paling heboh adalah ketika Hasanuddin, seorang porter di Stasiun Gambir membacakan puisinya yang berjudul 'Cahaya' - semua mata tersirap oleh penampilannya. Wartawan foto langsung mengabadikannya. Bagi gue, itulah 'gong' acara siang itu. Dan ternyata, besoknya di The Jakarta Post Sunday Hasanuddin ada di News Highlights. It's fantastic!!!
Keseluruhan acara berakhir sekitar jam setengah tiga siang. Kita para panitia sibuk berkemas lagi... membersihkan semua. Setelah semuanya selesai, kita selonjoran di lobi Stasiun Gambir sambil makan siang [yang sangat tertunda] dan ngobrol ngalor-ngidul dan berfoto-foto...
Kita meninggalkan Gambir sekitar jam 4. Gue, Metta, Tessar naik mobil Sam mengantarkan koper-koper ke rumah Anya di Cempaka Putih. Di sana kita bisa rehat sebentar sambil minum fresh water... sangat menyejukkan! Kemudian kita berempat ke tempat Sam di Setia Budi. Kita berhaha hihi di rooftop sambil melihat-lihat gedung-gedung Jakarta di sore hari menjelang senja. Gue sempat mandi, kita ke luar dari rumah Sam jam setengah tujuh. First of all, kita mengantar Metta ke Ambassador. Then, kita ke CCF Salemba untuk mengikuti rangkaian acara Le Printemps des Poetes berikut makan malam di sana. Yet unfortunately, we came too late. Acaranya sudah selesai, dan beberapa teman sudah pada pulang [Yuni, Festi, Jorgy] - yang ada di sana Ney, Aci, Ardi, Elise, Yoshi, Ditta, Yuli, dll. Kita ngobrol-ngobrol sebentar tentang acara yang baru selesai. Sebelum bubaran, gue sempat masuk ke dalam ruang kerja Aci, Ardi, dan Elise minta poster dan postcard. Akhirnya semua bubaran di depan CCF. Berlima: gw, Tessar, Ney, Ditta, dan Sam bergerak menuju Selatan Jakarta. Tujuan pertama kita ke Samali untuk mengantarkan Ditta, then ke Ampera Raya ke kantor Ney. Habis itu, Sam, Tessar, gue makan malam di Sederhana, Jeruk Purut. Sam saved our dinner because he paid the dinner! Selanjutnya kita ke Citos untuk ketemuan Yoshi. We planned to have the beer party at D'Place. We met Esti at Citos, she was with her nu blue hair, and caught in the act to buy 3 pieces of Playboy. Hehehe... Next, kita minum bir di D'Place. We wanted to be a little tipsy. Tessar was our host on that nite. Thanks buddy! Kita di Citos sampai jam 1.30 tengah malam. Yoshi rode his motorbike to Ciputat and Tessar, Sam, dan gue balik ke tempat Sam. What a tiring and lovely day...

Blog EntryYesterday: March 17 2007 Part 1Mar 18, '07 5:40 AM
for everyone

"... and the show must go on!"


Gue bangun pagi sekali pukul 4.30 karena gue harus berada di Stasiun Gambir sepagi mungkin. Hari Sabtu kemaren BungaMatahari dan CCF mengadakan acara 'Le Printemps des Poetes' atau Bulan Puisi di stasiun tersebut. Seperti pagi-pagi yang lainnya, gue membersihkan kamar, menjemur bedcover, menjemur pakaian yang gue cuci malam sebelumnya, lari pagi di lapangan bola dekat rumah, mandi, sarapan dengan air mineral + biskuit. Setelah selesai semuanya, pukul 6.55 gue langsung cabut ke Jakarta. Jam 7.45 bis yang gue tumpangi dari Bogor tiba di UKI, gue langsung naik Trans JKT jurusan Kampung Melayu. Di sana gue ganti Trans ke Senen dan dari Senin ganti lagi ke Gambir. Gue tiba di Gambir jam 8.20.


Sesampai di Stasiun Gambir... hanya Ardiyan dari CCF yang gue temukan. Yang lainnya mana? Gue coba SMS ke beberapa teman dari BungaMatahari menanyakan di mana posisi mereka saat itu. Setelahnya... bertubi-tubilah telepon yang datang ke gue dari teman-teman yang gue SMS tadi, juga dari teman-teman lain yang memberitakan atau menanyakan tentang acara hari itu. Sementara waktu berlalu, gue agak-agak bingung karena properti yang akan kita gunakan selama acara berlangsung belum juga datang. One by one datanglah Aci dari CCF kemudian Widee, Mita, Aca dari Komunitas Urban Art. Kemudian Ardiyan dan gue mulai berbenah dengan peralatan yang dia bawa dari CCF seperti karpet, stand banner, souvenir, majalah Voila, puisi foto Henry C. Widjaja, dan lain sebagainya. Berikutnya Nira dan Acha dari Otak and Chair datang. Gue langsung memberikan 'contekan-contekan' yang harus dibacakan oleh Nira sepanjang acara. Nira adalah MC buat acara tersebut dan gue Koordinator Acaranya yang salah satu tugasnya mendrive apa yang harus dilakukan sang MC. Kemudian Uga dan teman-teman dari Otak and Chair, Anto [Bugtronic], Festi datang.


Menjelang pukul 10 barulah Doddy Nuryadi [Jack Daniels 4 Girl] dan peralatan yang mau kita pakai datang. Kita mesti bergerak dengan cepat untuk memasang semua properti: mulai dari blackboards untuk pameran karya visual art dan puisi, foto, sova untuk tempat duduk para penampil. Sekitar pukul 10.30 barulah semuanya terpasang [walau kurang lengkap-tidak seperti yang kita perkirakan sebelumnya karena print out dari tempalte Tinggalkan Jejak Puisimu tidak ada... oh my goodness!!!]


Pihak CCF, MC, dan gue sendiri harus memulai acaranya!!! Tetapi beberapa penampil belum kelihatan batang hidungnya sementara para peliput dari stasiun televisi sudah pada datang seperti Metro TV dan TPI. Gue agak-agak stress. Kemudian Festi meminta data siapa saja penampil yang sudah datang, dan kita mendata ulang berikut jadwal tampil mereka. Tepat pukul 10.30 [telat sekitar 30 menit] acara dibuka oleh MC [Nira] dengan pembukaan yang baik sehingga gue bisa bernafas dengan lega [sedikit]. Setelah Nira membuka acara dengan baik, Otak and Chair tampil sebagai opening act dengan musikalisasi puisi. Mereka bisa membuat suasana terbawa. Asyik!!! Sementara Otak and Chair main, gue sibuk memintal otak siapa yang mau tampil berikutnya - rundown yang gue bikin harus sedikit diubah. Menurut rundown setelah Otak and Chair, giliran teman-teman dari BuMa yang akan tampil dan penampil pertamanya adalah Isky. Malam sebelumnya Isky megabarkan bahwa dia tidak bisa hadir karena sepupunya kawin. Akhirnya Sam bersedia menjadi penampil solo pertama. Tetapi dia datang telat karena dia harus menjemput Anya dan koper-koper. Terpilihlah Ditta Larasati sebagai pengganti Sam, terima kasih Dit... lu tampil bagus. Kemudian acara mengalir dengan sedikit kendala...



© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help